Makanan Khas Lampung

Provinsi Lampung memiliki potensi wisata yang
cukup besar. Jika anda berkunjung ke provinsi ini, anda bisa beriwisata budaya
di berbagai Kampung Tua di Sukau, Liwa, Kembahang, Batu Brak, Kenali, Ranau dan
Krui di Lampung Barat. Selain berwisata budaya, anda pun bisa mengunjungi
beragam festival yang ada di provinsi ini, seperti Festival Sekura di Lampung
Barat yang biasanya diadakan seminggu setelah Idul Fitri, Festival Karakatau di
kota Bandar Lampung, Festival Teluk Stabas di Lampung Barat dan Festival Way
Kambas di Lampung Timur. Tentu anda tertarik bukan untuk menghadiri acara-
acara budaya tersebut, maka mari datanglah berkunjung ke Indonesia, terutama ke provinsi Lampung.
TEMPOYAK

Mungkin masih cukup banyak orang yang belum
tahu apa tempoyak itu,,?? Menurut jejak kuliner saya (ceile, kayak pernah
berkuliner aja), tempoyak itu adalah makanan khas lampung yang merupakan hasil
fermentasi dari buah durian. Pada tau durian khan ?? hhee,, Karena hasil
fermentasi, maka rasa tempoyak ini sedikit asam-asam gimana gitu,,.. Katanya
sih, tempoyak ini lebih enak kalau dimakannya dicampur dengan seruit (bukan
seruit.com lho,,hhee). Lebih mantap gitu rasanya katanya. Saya yang mendengar
begitu aja langsung pengen nyobain, gak sabar,. Do’ain ya biar saya bisa cepat
mencobanya.hhe
Berikut cara membuat tempoyak durian :
Bahan :
- buah durian terlalu matang dan cenderung berasa asam-pahit
- sedikit garam
- buah durian terlalu matang dan cenderung berasa asam-pahit
- sedikit garam
PEMBUATAN :
Ambil daging buah durian atau duren, masukan
ke dalam guci atau stoples sembari bubuhi garam secukupnya,lalu ditutup rapat.
Setelah sekitar Satu Minggu, buka dan diaduk rata, tempoyak siap digunakan.
Cara Membuat Sambal Tempoyak :
Campurkan Tempoyak (seperlunya) yang akan
dimasak dengan bawang putih, bawang merah, dan cabe yang telah dihaluskan atau
dipotong kecil-kecil. Tambahkan sedikit gula sebagai pengganti penyedap rasa.
Goreng sebentar (sekitar 2-3 menit) didalam penggorengan dengan minyak goreng
secukupnya untuk melayukan bahan-bahan tersebut. Setelah layu, tempoyak siap
dihidangkan hangat-hangat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar